featured Slider

Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan

I LOVE MONDAY BIDAKARA!!

Chinees Food Dengan Rasa dan Khas Banua

Garih Batanak Yang Menggoyang Lidah

Semarak Ramadhan Dapuraya2

Oleh-oleh Khas Kalimantan Barat

Pasar Ramadhan Martapura Makanannya Aman Konsumsi

Peluncuran Kembali Dapuraya 2 PasarRaya

Cara Membuat Steak Di Rumah

Dapur Galuh Sajikan Masakan Nusantara

I LOVE MONDAY BIDAKARA!!
All You Can Eat Lunch Buffet and free flow iced water, only Rp 100.000,-nett/pax at Mawar Restaurant
Start from 11.30 - 14.30 not valid on public holiday and can not be combined with others promo.
For Information & Reservation : 021-83793555, Hotel Bidakara Jakarta, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 71-73 Pancoran, Jakarta Selatan 12870
Chinees Food Dengan Rasa dan Khas Banua
KALIMANTAN VIEW – Bagi penikmat Rumah Makan (RM) Kenanga di Belitung Darat, sudah mengetahui rasa dan khas nya makanan yang di sajikan. Di RM Kenanga juga tersedia menu masakan yang bergenre chinees food namun dengan taste serta khas banua.
Baru-baru tadi telah dibuka RM Kenanga yang beralamat di Jl A. Yani tepatnya di KM 9,4 Kertak Hanyar. Pembukaan RM Kenanga pada hari Minggu tanggal 3 Agustus kemarin langsung dilakukan oleh Ketua Tim PKK Kalsel Hj. Hayatun Fardah Rudy Arifin.
“Saya merasa bangga karena ada yang menyediakan makan rasa khas banua, ini menambah perbendaharaan tempat kuliner banua, semoga rumah makan ini terus maju,” ucapnya.
Sementara itu pemilik RM Kenanga, Windu Aji Sutanto menyatakan, Rumah Makan Kenanga di KM 9,4 terinspirasi dari Rumah Makan Kenanga yang ada di Belitung Darat.
“Setiap kali ke Banjarmasin pasti kalau dari bandara langsung mencari makan di Rumah Makan Kenanga, saat mengutarakan ingin membuka cabang, ternyata disambut baik, Alhamdulillah sekarang kita buka cabang disini,” ungkapnya seraya mengungkapkan kalau juru masaknya RM Kenanga KM 9,4 juga dari RM Kenanga Belitung Darat.
“Harapan semoga mungkin didaerah Banjarbaru atau Martapura atau didaerah lain seperti Jakarta membuka cabang, yang terus kami jaga kualitas dan kebersihan tempat, ada 30 menu yang kami sediakan dan sangat halal,”pungkasnya.

Garih Batanak Yang Menggoyang Lidah


KALIMANTAN VIEW - Garih Batanak adalah salah satu masakan khas banjar yang menggoyang lidah, apalagi aromanya  sangat khas. Sehingga ketika mencium aroma tersebut, kita akan mengetahui bahwa itu adalah masakan garih batanak.
Garih Batanak itu biasanya disajikan paling pas waktu  jam makan siang, disajikan selagi   masakannya  panas dan dimakannya dengan beras gunung akan terasa lebih nikmat (nyaman banar), garih batanak itu terbuat dari ikan gabus atau haruan yang dikeringkan menjadi ikan asin.
Garih batanak dibuat dari ikan gabus yang diasinkan , ikan gabus asin direndam dengan air sebentar agar rasa asinnya berkurang cuci hingga bersih dan tiriskan ikannya. Lalu rebus ikan garihnya agak matang lalu tiriskan lagi, setelah direbus ikan garihnya diamkan sebentar.
Sementara lagi memasukkan bahan bahan yang lain, tumis bawang merah sampai warna bawangnya agak berobah kecoklatan, masukkan lagi terong masak sebentar setelah dimasak terong masukkan santan biarkan sampai panas , pecahkan telur satu biji kedalam santan biarkan sampai agak matang, sesaat sampai agak matang masukkan lagi telur satu, setelah itu masukkan garih haruannya dengan cabe rawit didihkan hingga matang.
Garih batanak itu masakan banjar yang enak, bagi yang belum pernah mencobanya segeralah kalian membaut dan belajar bagai mana cara memasak masakan garih batanak ini, bagi orang banjar sendiri harus bias memasak masakan ini karena kita orang banjar jangan sampai tidak tahu bagai mana cara memasak masakan khas daerah kita sendiri, cara membautnya sangatlah tidak sulit.

Resep garih batanak :

Ikan gabus 5 Potong
santan 1 gelas
2 siung bawang merah
cabe  hijau 1 buah
cabe merah / cabe rawit 1 buah
sahang( merica) 6 bigi
sarai 1 batang
janar 1 ruas jari
belimbing wuluh 2 buah
garam secukupnya.

Cara membuatnya adalah Garih haruan berukuran sedang dipotong-potong, santan sekitar 500ml, terong diiris sedang-sedang, telur 2 biji yang satu dipecahkan dalam santan yang satu jangan dipecahkan atau dihancur, cabe rawit seberapa kita mau atau lebih terasa pedas memasukkannya, dan bawang merah diiris tipis-tipis. Santaplah masakan garih batanak ini selagi panas, karena akan lebih terasa kenikmatannya.

           
Semarak Ramadhan Dapuraya2
KALIMANTANVIEW.com - Pusat jajanan lezat khas Nusantara Dapuraya di lantai LG Pasaraya Blok M, Jakarta, dipadati pengunjung saat berbuka. KalimantanView melihat sendiri keramaian itu lebih dari 100 tenan yang ada pada area tersebut penuh dengan umat muslim yang hendak berbuka.
Dapuraya yang menghadirkan berbagai makanan dan minuman populer dari Sabang sampai Merauke dan aneka kuliner dari negara – negara Asia dan Eropa dalam suasana ‘tempo doeloe. Manager Publik Relation Pasar Raya Ridha Radin mengatakan, Dapuraya2  ini dibuat setelah sukses dengan Dapuraya1  yang dibuka pada  2012 dengan 50 pedagang makanan yang didominasi oleh menu-menu nusantara pilihan.
 Ridha memaparkan, Dapuraya mempunyai misi bagaimana menjadikan kuliner Indonesia lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas, dengan demikian pada Dapuraya2 ada total 100 lebih pedagang yang tergabung dengan jumlah kursi lebih dari 1000 pengunjung. Kapasitas yang besar ini tentu sangat ditunggu untuk para penggemar kuliner. “Makanya tidak heran kalau Dapuraya menjadi tempat pilihan berbuka puasa setiap tahunnya bagi masyarakat Indonesia dengan berbagai sajian lezatnya,” katanya kemarin saat  berbuka (23/07)
Dapuraya Bercerita” sebuah inisiatif storytelling , dimana pengunjung bisa mendapat kisah lebih dalam mengenai makanan dan para legenda kuliner yang menyajikan makanannya, seperti kisah Sate Padang Ajo Ramon, Sate Kambing Hadori Bandung, Sop Kaki Dudung Roxy, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, Empal Gentong Plered Cirebon, Gado-gado Cemara dan masih banyak lagi.(ysf)
Oleh-oleh Khas Kalimantan Barat
KALIMANTANVIEW.com - Berkunjung ke Pontianak Kalimantan Barat tak sah rasanya kalo belum icip-icip kuliner khas kota khatulistiwa ini. Sudah mencoba beragam makanan disana tidak sah juga donk kalau tinggalkan kota Pontianak dengan tangan kosong.
Bingung mau bawa oleh-oleh apa untuk orang rumah? Ada banyak ragam makanan asli Kalimantan Barat yang bisa teman-teman bawa pulang dan bisa dijadikan cemilan sehari-hari. Ini dia beberapa oleh-oleh khas Kalimantan Barat lengkapa dengan link untuk beli via online, yang berhasil dikumpulkan dari berbagi sumber.

Lidah Buaya (Aloe Vera), Makanan yang satu ini memang khasnya Kalbar, sudah menjadi icon oleh-oleh Pontianak. Manfaatnya lidah buaya ini banyak betul, kita bisa lihat produk-produk makanan, minuman sampai kosmetik, seringkali menyebutkan kan Aloe Vera sebagai bahan pokoknya. Nah sebagai oleh-oleh khas Kalbar, lidah buaya diolah menjadi berbagai macam makanan. Mulai dari minuman, kerupuk, cokelat, dodol, jelly, teh seduh dan lainy.



TjoMel (Tjoklat Melayu), TjoMel merupakan pelesetan dari istilah lokal yaitu comel yang artinya cerewet, ceriwis, imut, lucu, dan menggemaskan.
 
Stick Keladi (Talas Goring),  Sudah pernah mencoba talas digoreng? Saya sudah. Amazingly delicious, rasanya, harganya beragam, mulai dari Rp. 60.000 – Rp. 100.000 per kilogram. Bebas memilih mau coba yang mana. Kalau pengen coba, bisa pesan di lapak Nyonyah Lamberdos, di Bisma Center, atau di outlet UKM Kalbar. Bebas memilih mana yang kira-kira pas di kantong dan di hati.

Sotong Pangkong, Sotong pangkong selalu ramai dijual setiap bulan Ramadhan. Kalo melewati Jalan Merdeka, Pontianak setelah shalat tarawih, kita akan menyaksikan pemandangan orang makan sotong pangkong di sepanjang jalan ini.
Gurih dan basah, gitu deh rasanya menurut saya hihihi. Yang paling enak itu bumbu cabenya. Ajiib nan laziis pokoknya. Ingin mencoba juga?
Bubur Pedas (Burdas) Instant, Makanan asal Sambas ini pembuatannya agak rumit, karena pertamanya harus tumbuk beras, kemudian parut kelapa lalu dioseng,  siapkan  sayur-sayuran yang banyak macamnya. Pokoknya ini makanan dengan persiapan paling ribet sedunia versi saya. Lalu gimana caranya membawa bubur pedas sebagai oleh-oleh? Tak perlu khawatir teman-teman. Sekarang sudah tersedia bubur padas instan. Ohow, keren sekali ya. Yuk pesan di outlet UKM Kalbar.
Lempok Durian, Sampai dengan nomor 6 saya masih menyajikan oleh-oleh khas Kalbar yang saya suka semuanya hahaha. Termasuklah lempok durian yang menjadi primadona banyak orang. Bentuknya mirip dodol, tapi beda jauh dengan dodol-dodol yang lain. Lempok durian lebih legit, manis, dan tak terlupakan. Tak sabar mencoba? Bisa langsung pesan online di lempokduriandotkom atau di lapak Nyonyah Lamberdos juga ada.

Amplang Ikan Tenggiri, Amplang ini banyak macamnya. Ada yang bentuknya pipih, panjang, dan bulat. Nah, amplang yang ini adalah kerupuk khas Ketapang, Kalbar, yang bentuknya bunder tapi tidak bunder-bunder amat. Rasanya renyah, gurih, sekali coba pasti suka, cocok dimakan sambil nonton, setelah liqo atau kapan aja boleh. Pesan online di outlet UKM Kalbar, atau di Bisma Center.

Segitu dulu ya referensi oleh-oleh khas Kalbar dari saya. Kalau kebetulan saat ini teman-teman sedang berada di Pontianak dan ingin coba langsung beberapa makanan khas Kalbar, mendingan langsung datang ke Gedung Pusat Oleh-oleh dan Makanan khas Kalimantan Barat tepat di samping gedung Dekranasda Pontianak.(ysf)







Pasar Ramadhan Martapura Makanannya Aman Konsumsi
KALIMANTANVIEW.com - Pasar Ramadhan merupakan pasar yang sangat dinanti oleh masyarakat Indonesia, Khususnya bagi masyarakat yang penduduknya mayoritas muslim, begitu pula di Kabupaten Banjar, banyak pasar Ramadhan tersebar di beberapa Kecamatan di wilayah Kabupaten Banjar dan salah satu pasar Ramadhan itu terletak di Alun-alun Ratu Zalekha Martapura Kabupaten Banjar.
Pasar Ramadhan Martapura yang terletak di Alun-alun Ratu Zalekha ini dibuka sejak 29 juni 2014 lalu, atau tepatnya di hari pertama masyarakat muslim di Kabupaten Banjar melaksanakan ibadah puasa, di Pasar Ramadhan ini banyak menjual berbagai jajanan khas bulan suci Ramadhan seperti kue, makanan, minuman dan lainnya yang sangat nikmat untuk disantap pada saat berbuka puasa ataupun pada saat waktu sahur.
Oleh karena itu melihat banyaknya jajanan yang dijual di pasar Ramadhan khususnya pasar Ramadhan Martapura yang terletak di Alun-alun Ratu Zalekha ini ,Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar bersama BPOM Provinsi Kalimantan Selatan, bekerja sama mencari tau kualitas serta kelayakan makanan yang dijual.
Dari pengujian beberapa sampel makanan yang dijual di Pasar Ramadhan Martapura BPOM Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan yaitu aman untuk di konsumsi, karena negative atau sama sekali tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti rhodamin (pewarna tekstil), Boraks (bahan Pengawet) ,Formalin (bahan pengawet) dan lainnya yang menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat Kabupaten Banjar.
Kabid Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Mulyadin Noor saat memimpin operasi pengujian sampel makanan di pasar Ramadhan Martapura ini menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para penjual jajanan di Pasar Ramadhan Martapura karena masih memperhatikan keamanan dan satandart kesehatan makanan untuk di konsumsi masyarakat Kabupaten Banjar.
Selain itu mulyadin juga menghimbau kepada para penjual agar menggunakan penutup makanan dan selalu memperhatikan kebersihan penyajian makanan itu sendiri, hal tersebut penting untuk meminimalisir debu ,kuman atau bakteri masuk ke makanan yang mereka jual.
Tim BPOM Provinsi Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh Zul, ia sangat mengapresisasi segala usaha yang dilakukan oleh pedagang yang menjual makanan berkualitas di pasar Ramadhan Martapura Kabupaten Banjar ini, dan bersama timnya zul berkomitmen untuk berkeliling menguji kualitas makanan yang dijual pada pasar- pasar ramadhan di setiap Kabupaten dan Kecamatan di Provinsi Kalimantan Selatan, agar para konsumen tidak waswas dalam membeli makanan serta minuman yang akan mereka nikmati saat berbuka puasa atau pada waktu sahur di bulan Suci Ramadhan 1435 H ini.
Peluncuran Kembali Dapuraya 2 PasarRaya
KALIMANTANVIEW.com - Salah satu pusat jajanan lezat khas Nusantara Dapuraya di lantai LG Pasaraya Blok M, Jakarta, dipadati pengunjung saat berbuka, Dapuraya menghadirkan berbagai makanan dan minuman populer dari ujung Sumatera hingga ujung Papua, Dapuraya juga menyajikan aneka kuliner dari negara – negara Asia dan Eropa dalam suasana ‘tempo doeloe’.
Manager Publik Relation Pasar Raya Ridha Radin mengatakan, Dapuraya2  ini dibuat setelah sukses dengan Dapuraya1  yang dibuka pada  2012 dengan 50 pedagang makanan yang didominasi oleh menu-menu nusantara pilihan. “Maka pada pertengahan tahun 2013 dikembangkan areanya dengan dibukanya Dapuraya 2,” kata Ridha (Sabtu, 05/07).
Dia memaparkan, Dapuraya mempunyai misi bagaimana menjadikan kuliner Indonesia lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas, dengan demikian pada Dapuraya2 ada total 100 lebih pedagang yang tergabung dengan jumlah kursi lebih dari 1000 pengunjung. Kapasitas yang besar ini tentu sangat ditunggu untuk para penggemar kuliner. Makanya tidak heran kalau Dapuraya menjadi tempat pilihan berbuka puasa setiap tahunnya bagi masyarakat Indonesia dengan berbagai sajian lezatnya.
 Sementara pemilik Dapuraya Medina Latief Harjani menjelaskan,  untuk makin menambah kecintaan kita terhadap sajian kuliner nusantara dan  kenangan manis menikmati sajian bersama orang-orang yang kita cintai, Dapuraya menyuguhkan “Dapuraya Bercerita” sebuah inisiatif storytelling , dimana pengunjung bisa mendapat kisah lebih dalam mengenai makanan dan para legenda kuliner yang menyajikan makanannya.
“Seperti kisah Sate Padang Ajo Ramon, Sate Kambing Hadori Bandung, Sop Kaki Dudung Roxy, Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, Empal Gentong Plered Cirebon, Gado-gado Cemara dan masih banyak lagi,” ujar Medina anak dari mantan menteri Abdul Latief.
Pasaraya, sebagai The Pride of Indonesia, terus berinovasi dengan selalu berupaya menghadirkan galeri baru dan menarik. Berbagai area baru seperti Aruba Bar & Restaurant dan Pinisi Edutainment Park menjadi kenyamanan baru bagi pengunjung Pasaraya. Selain itu adalah Dapuraya, area pusat makanan lezat cita rasa Nusantara. Melalui sajian lezatnya, Dapuraya akan menjadi destinasi favorit bagi pecinta kuliner. Pengunjung setia Dapuraya akan dimanjakan dengan banyak acara dan promosi menarik agar santap makan Anda di Dapuraya semakin berkesan. 
Cara Membuat Steak Di Rumah
KALIMANTAN VIEW - ANDA salah satu pencinta steak? Biasanya, steak banyak dijual di restoran-restoran, namun sekarang Anda bisa membuatnya sendiri di rumah.

Perhatikan langkah-langkah berikut agar Anda bisa memasak steak dengan sempurna, seperti dilansir Delicious Magazine.

-Panaskan wajan di atas api besar sampai terasa panas.

-Tambahkan sedikit minyak zaitun, garam dan lada hitam pada daging steak.

-Jangan panggang dua steak dalam waktu yang sama dan beri sedikit jarak antara keduanya. Jika Anda menambahkan lebih dari dua steak dalam panggangan sekaligus, suhu akan turun dan steak seperti direbus bukan di panggang.

-Jangan membalik steak sampai tanda matang sudah terlihat, kemudian masak di sisi lain.

-Anda harus mendiamkan steak sekitar tiga menit sebelum disajikan. Hal ini dilakukan untuk rasa juice pada steak tetap ada dalam daging.
Dapur Galuh Sajikan Masakan Nusantara
KALIMANTANVIEW.com - Salah satu Restoran khas Banjarmasin di jalan Ahmad Yani Kilo Meter  18.7 Landasan Ulin Banjarbaru semakin diminati pengunjung lantaran masakan khas Sunda dan Seafood sajian Nusantara yang disajikan. Letaknya strategis dan mudah dijangkau, tidak jauh dari Bandara Syamsudin Noor siap melayani anda mulai pukul 10.00 WITA hingga 22.00 WITA.. Nuansa Sunda dan Bali memberikan kenyamanan anda untuk menikmati sajian Gapur Galuh Resto.
Jangan lewatkan dan segera kunjungi rumah makan yang baru satu tahun berdiri. Lahan seluas 2 dua Hektare mampu menampung lebih dari 100 pengunjung  dan 100 kendaraan bermotor (mobil) dengan 89 tabel yang tersedia dapat digunakan untuk acara besar seperti ulang tahun, pertemuan kantor dan networking lainnya, berlatar belakang keinginan melestarikan budaya lokal dari menu hingga pakaian. Staf yang bertugas wajib menggunakan kain khas Kalimantan (Sasirangan).ysf

Instagram