featured Slider

Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Strategi Bisnis Grup Ajinomoto Indonesia

Kemacetan Jakarta Peluang Bagi GO-JEK

Merugi, Pertamina Kembangkan Bisnis Profitable

Empat Pengusaha Wanita Indonesia dengan Mudah Memulai Bisnis

Changi Airport Singapura Buka Penerbangan Banjarmasin - Singapura

Pasar Raya Kurang Pasokan Produk Kalimatan

Cincin Talipuk Kue Unik Khas Amuntai

Bupati Resmikan Pasar Kuliner Blauran

HSU Andalkan Industri Pengolahan Meubel

Boneka Import Lebih Tahan Lama

Agar usaha Terapi Bekam Bertahan

Baru Pakai Sudah Dapat Hadiah

Potensi Kelautan Dan Perikanan Kaltim Sangat Besar

Usaha Kafe di Samarinda Potensial

Strategi Bisnis Grup Ajinomoto Indonesia
Di universitas Budi Luhur Jakarta, Chief Executive Officer PT Ajinomoto Indonesia Grup, Kaoru Kurashima, menjelaskan bahwa kunci utama strategi bisnisnya di Indonesia adalah penelitian di lapangan. Menurutnya, dalam mengembangkan produk harus belajar bagaimana orang Indonesia memasak dan bumbu apa yang digunakan, sehingga Ajinomoto dapat memproduksi bumbu yang dapat diterima lidah orang Indonesia.
Dibandingkan negara lain, Kurashima menjelaskan, konsumen Indonesia memiliki lidah yang cerdas, dari uji coba rasa makanan yang dilakukan ternyata orang Indonesia sangat bisa membedakan mana masakan berbumbu dari bahan artifisial dan mana dari bahan alam asli. Oleh karenanya Ajinomoto membuat bumbu dari bahan asli, sehingga konsumen di Indonesia bisa stabil bahkan bertambah.
Tidak hanya itu, produk Ajinomoto yang beredar di Jepang juga buatan pabrik Indonesia yang sampai saat ini dikirim ke lebih dari 15 negara di dunia, seperti Singapore, Filipina, Australia, New Zealand, Taiwan, Hong Kong, Korea Selatan, Vietnam, Srilanka, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Arab Saudi dan beberapa negara lain.
“Keuntungan lain dari adanya pabrik di Indonesia adalah mendapat sertifikasi halal, sehingga Ajinomoto Indonesia dapat diekspor ke negara-negara Islam,” imbuhnya.
Berdiri sejak tahun 1909 di Kawasaki Jepang, saat ini Ajinomoto memiliki kantor cabang di 130 negara dengan 128 pabrik yang tersebar di benua Asia, Eropa, Amerika dan Afrika. Sales terbesar ada di Jepang, yaitu 43%, Asia 28%, Amerika 18% dan Eropa 11%.
PT Ajinomoto adalah perusahaan Jepang pertama yang masuk ke Indonesia, yakni pada tahun 1969 dan mendirikan pabriknya di Mojokerto. Saat ini, PT. Ajinomoto memiliki pabrik yang kedua di Karawang dan 3 kantor cabang yaitu, Jakarta, Surabaya dan Medan.
ysf
Entah sampai kapan kemacetan di ibukota ini akan berhenti, belum ada jawaban yang pasti dari seluruh elemen, mulai dari pengguna jalan raya, kepolisian hingga pemerintah setempat. Berbagai ide dan studi kasus pun terus dilakukan tapi tak tahu kapan masalah ini akan segera reda.
Beberapa pengusaha melihat peluang bisnis untuk membantu warga melalui kemacetan di ibukota. Sebuah situasi ini dimanfaatkan pencetus GO-JEK di Jakarta Nadiem Makarim yang tidak ingin membuang-buang produktivitas dengan meluncurkan aplikasi pada ponsel pintar yang membuat warga bisa menyewa tukang ojek mengantar jemput, mengantar atau mengambil barang, atau bahkan membeli makanan dan berbelanja.
Nyatanya sejak peluncuran aplikasi itu bulan Januari 2015 ini jumlah tukang ojek berjaket hijau yang bergabung dengan Nadiem telah melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 orang. Aplikasi itu sendiri telah diunduh hampir 400.000 kali dalam enam bulan, kini sudah menjadi sebuah rekor nasional.
“Saya menciptakan GO-JEK karena saya sangat memerlukannya,” ujar Nadiem dihadapan 800 CEO, walikota, pemikir dan inovator saat membahas perubahan urban.
Kemacetan di Jakarta merupakan salah satu penghalang besar bagi pertumbuhan ekonomi karena berdasarkan analisis berhenti dan bergeraknya kendaraan di jalan menghabiskan biaya sekitar Rp 65 triliun per tahun. Populasi ibukota naik 120.000 orang per tahun sebagian karena urbanisasi, memberikan tekanan kuat pada instrastruktur dan transportasi.
Selain GO-JEK, aplikasi pemandu lalu lintas Waze laku keras diantara warga Jakarta, yang menggunakannya untuk mencari jalur tercepat menghindari kemacetan.
ysf
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto, mengatakan Pertamina fokus mengembangkan bisnis yang dapat memberikan keuntungan lebih, agar dapat mengompensasi kerugian yang diperoleh dari bisnis hilir minyak dan gas bumi.
“Pertamina akan lebih fokus pada pengembangan bisnis-bisnis yang memiliki profitabilitas untuk menutupi beberapa badan usaha milik negara yang merugi,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7).
Akan tetapi dia menambahkan, secara keseluruhan masih untung karena kerugian dapat ditutupi dengan bisnis lain yang lebih menguntungkan.
“Selama ini bisnis hulu migas yang digarap Pertamina masih dapat menutupi kerugian bisnis sektor hilir, seperti penyaluran bahan bakar minyak dan gas liquified petroleum gas tabung 12 kilogram,” jelasnya.
Bahkan, neraca keuangan Pertamina hingga saat ini pun masih menunjukkan kinerja yang baik dan perusahaan masih akan agresif dalam melakukan investasi sepanjang tahun ini.
Pertamina juga berencana akan mengeluarkan global bond pada semester kedua tahun ini, agar dapat membiayai sejumlah proyek yang telah direncanakan.
ysf
Empat Pengusaha Wanita Indonesia dengan Mudah Memulai Bisnis
Banyak wanita yang mulai menggeluti bisnis. Sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui bagaimana cara membangun bisnis yang mudah, sehingga seringkali seseorang menyerah di tengah jalan.
Empat pengusaha wanita Indonesia ini turut berbagi tips dalam memulai bisnis:
Ayu Dyah Pasha
“Pilih bisnis yang sesuai dengan minat. Tidak mudah untuk memulai bisnis, karena diperlukan proses yang panjang dan siap menerima segala risikonya.” Kata Ayu Dyah Pasha, aktris yang kini terjun di bidang event organizer.
“Tetapi jika tetap menjaga konsistensi karena bisnis yang digeluti sesuai dengan passion, selalu tekun dan mau berusaha, saya rasa bisnis kita akan terus berjalan. Intinya tetap konsisten dan memiliki kepribadian yang kuat,” ujar Ayu.
Caesa Ciptami
Untuk memulai bisnis diperlukan ide segar. Salah satu alumni Purna Paskibraka Indonesia (PPI) DKI Jakarta tahun 2000 ini memaparkan: “Keberanian bertindak adalah modal utama merealisasikan bisnis. Daripada kita melakukan bisnis yang muluk-muluk, mendingan cari bisnis yang realistis dan berdasarkan kebutuhan. Jangan terlalu lama berpikir menentukan mau bisnis apa, nanti keduluan sama yang lain,” ujar pemilik kerajinan tangan Little Miss Crafty.
Mencari tahu selera pasar penting dilakukan sebelum memulai bisnis. Meski memerlukan waktu, tak ada salahnya untuk melakukan riset kecil terhadap apa yang tengah diminati oleh pasar saat ini. Penting sekali untuk mengetahui selera pasar, karena belum tentu semua orang suka dengan apa yang ditawarkan.
Karina Salim
Karina Salim, aktris yang berbisnis salon kecantikan Sucre Wax Bar, mengatakan: “Menggeluti bisnis hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan. Karena dari situlah kesempatan untuk berkembang bisa ditemukan.” Hal ini dirasakannya dulu saat membantu mengelola barber shop pria milik kakaknya. Lalu, ia berpikiran untuk membuat salon waxing khusus untuk wanita.
Dewi Arimbi Soeharto Alamsjah
Memulai bisnis rentan risiko. Dewi Arimbi, yang memiliki bisnis di bidang properti mengatakan: “Memulai bisnis sejatinya adalah perpaduan akal dan hati. Tanpanya, bisnis yang dijalani tidak akan berjalan lancar dan orang yang melakukannyapun tidak nyaman.”
ysf
Changi Airport Singapura Buka Penerbangan Banjarmasin - Singapura


KALIMANTAN VIEW - Seiring dengan rencana pengembangan Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin menjadi Bandara internasional, Changi Airport Group (CAG) Singapura akan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalsel membuka penerbangan internasional dari Banjarmasin - Singapura dan sebaliknya.
Kepastian dibukanya penerbangan Banjarmasin - Singapura - Banjarmasin ini terungkap pada pertemuan yang di fasilitasi Changi Airport Group (CAG) Singapura dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kalsel yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel H Rudy Ariffin, Rabu (3/9) bertempat di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.
Menurut Gubernur H Rudy Ariffin, terealisasinya penerbangan Banjarmasin-Singapura dan sebaliknya, ini akan menjadi penerbangan internasional pertama di Bandara Syamsuddin Noor. Dengan adanya kerjasama ini tentunya akan membawa banyak kebaikan dan manfaat bagi kedua belah pihak khususnya dalam pengembangan ekonomi dan pariwisata seperti meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kalsel.
Dijelaskan lagi, Kalsel merupakan daerah potensial dalam bisnis penerbangan, karena Kalsel selain menjanjikan situasi daerah yang aman dan damai, kemudahan bagi pihak manapun yang ingin berinvestasi, termasuk daya dukung dari aspek infrastruktur yang sudah semakin baik.
Rencana pengembangan Bandara Syamsuddin Noor sebagai bandara internasional juga akan segera terwujud dalam waktu dekat. Dimana Pemerintah Provinsi Kalsel pada tahun 2012 telah mengalokasikan anggaran untuk membuat DED (Detail Engineering Design) untuk perpanjangan runway menjadi 3000 meter, pembuatan taxiway paralel dan apron.
Bahkan masterplan pengembangan Bandara Syamsuddin Noor sudah disahkan oleh Kementerian Perhubungan, sehingga proyek pengembangan bandara tersebut akan mulai dikerjakan pada tahun 2014 ini dan dijadwalkan paling lambat 3 tahun kedepan akan selesai. Insya Allah Bandara Syamsuddin Noor akan menjadi salah satu bandara terbaik dan terindah di Indonesia, kata Gubernur optimis.
Kesiapan Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin menjadi Bandara internasional diamini dan sangat didukung oleh stakeholder yang hadir pada pertemuan yakni PT Angkasa pura I, Kantor Keimigrasian Banjarmasin, Kantor Bea dan Cukai Banjarmasin, Dinas Kominfo dan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kalsel.
Sebelumnya Wong Soon Liong Senior Advisor CAG menyatakan rasa bangganya akan terwujudnya penerbangan rute Banjarmasin-Singapura dan sebaliknya, karena antara Singapura dan Indonesia selama ini sudah sangat terhubung dengan baik, baik hubungan bisnis, sosial, ekonomi dan politik. Banjarmasin Kalsel merupakan potensi penerbangan potensial bagi Changi Airport.
Beberapa Maskapai Penerbangan Internasional yang hadir pada pertemuan yaitu Tigerair, Jetstar/Valuair, Silkair, Garuda Indonesia, dan Lionair pada umumnya juga menyatakan kesiapannya untuk membuka penerbangan internasional dari Banjarmasin baik ke Singapura, Malaysia, dan Brunei setelah terlebih dahulu akan melakukan studi kelayakan. Sebelumnya di Banjarmasin Air Asia juga telah melakukan promosi dan kesiapannya untuk membuka rute penerbangan internasional di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin. (mrr)
Pasar Raya Kurang Pasokan Produk Kalimatan
KALIMANTANVIEW.com - Pasaraya The Pride of Indonesia di kawasan Blok M Jakarta merupakan satu-satunya Departemen Store yang menjual sekaligus mempromosikan kerajinan tangan karya Indonesia, dari Sabang sampai Merauke tersedia disana . Namun terlihat pasokan kerajinan tangan Pulau terbesar di Indonesia Kalimantan hanya terdapat sedikit saja, mungkin kalau di presentasekan hanya 10 persen dari kerajinan tangan yang ada yakni kerajinan getah kayu yang ada di lantai 3.
Mercendiser Pasar Raya Ridwan menjelaskan, terdapat beberapa hal yang dihadapi pihak Pasar Raya dalam memenuhi produk Kalimantan, pertama adalah jarak antara supplier sehingga ada beberapa pertimbangan supplier seperti kesulitan kontrol barang dagangan, kedua sistem kerjasama dari pihak supplier inginnya beli putus, dan kurangnya pengrajin Kalimantan yang menjual produk lewat website, yang ada hanya ulasan saja.
“Bila ada pameran kebanyakan mereka titip dengan pemda yang kebetulan ikut pameran, jarang yang secara independent melakukan pameran sendiri,” kata Ridwan menjawab petanyaan melalui email beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan, komunikasi yang pernah  dilakukan pihak Pasar Raya yaitu melalui web, namun belum ada respon, dan mencoba telepon  tidak tersambung. “Semoga dari kalimantan view magazine dapat menjembatani dalam upaya promosi kerajinan Kalimantan,” harap Ridwan .(ysf)
Cincin Talipuk Kue Unik Khas Amuntai

KALIMANTANVIEW.com - Mungkin sebagian dari anda sudah mengenal panganan yang sudah mahsyur, seperti Dodol Garut,Dodol Kandangan,Kue Apem Barabai atau Amplang Khas Kotabaru, Tapi apakah anda pernah tahu atau mencoba panganan unik khas Amuntai yang satu ini? “Cincin Talipuk”.
Apa itu Cincin Talipuk? bagi sebagian besar masyarakat Amuntai sudah tahu dan sering mencicipinya, Namun bagi anda yang ada diluar wilayah Kota Amuntai,Hulu Sungai Utara (HSU)mungkin terasa asing untuk didengar.
Bahwasanya Cincin Talipuk itu merupakan panganan kue “WADAI CINCIN TALIPUK”  berbeda dengan Kue cincin biasanya yang sering kita temukan dikota Banjarmasin dan kota lainnya diwilah Kalimantan Selatan.
Kue Cincin karena memang bentuknya seperti Cincin, karena bahan utamanya dari Tatanding (Sejenis tumbuhan air seperti bunga teratai) yang telah diambil buahnya seterusnya didiamkan dalam wadah yang tertutup selama beberapa hari sampai warnanya berubah menjadi kecoklatan,selanjutnya dijemur sampai kering,lalu dibawa ketempat kepenggilingan samapi menjadi tepung.
Cincin talipik mempunyai ciri khas tersendiri dari bentuk (yang menyerupai bentuk cincin/Donat mini) maupun bahan pengolahannya yaitu Tatanding(Sejenis tumbuhan air seperti bunga teratai),masyarakat Banjar umumnya menjadikan batangnya sebagai sayur dalam masakan.sedangkan penjualnya pun cuma bisa kita temui dipasar-pasar wilayah Kota Amuntai saja.
Seperti yang ditemui KalimantanView seorang Nenek paruh baya yang tidak mau disebutkan namanya, beliau sering berjualan dipasar amuntai terutama pada hari kamis.”Saya sudah lama berjualan cincin talipuk ini kurang lebih 25tahun,dari dulu berjualan cincin talipuk sampai sekarang sudah punya cucu” ungkap beliau.
Bahannya saya dapat dari penjual tepungnya(Tepung talipuk),karena proses pengolahan tepung talipuk tersebut sangatlah lama” Ungkap beliau lagi.
Terakhir ungkap beliau “Adapun bahan yang lain seperti Gula putih,gula merah(Jawa),tepung beras dan air secukupnya dicampur dengan tepung talipuk tadi yang sudah diaduk semuanya dicampur,dan seterusnya dibentuk seperti cincin atau Donat Mini terus digoreng hingga matang.
Rasa yang huhh..enak! berbeda dengan kue Cincin biasanya,Jadi Sulit untuk diceritakan rasanya,bagi anda yang mau mencobanya, datang saja ke Pasar Amuntai(HSU).
Bagi anda yang ingin membelinya,Penjual Cincin Talipuk pada hari biasa paling sedikit yang kita bisa temui dipasar amuntai,namun pada hari kamis pastilah banyak anda temukan yang menjualnya.(s4g4)

Bupati Resmikan Pasar Kuliner Blauran
KALIMANTANVIEW.com - Pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan  semakin hari  berkembang  dinamis, seiring dengan pembenahan sarana dan prasarana pasar tradisional oleh pemerintah daerah  melalui Perusahaan Daerah Pasar Baiman, Bauntung Batuah.
            Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh sangat optimistis peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa diwujudkan dengan menata dan meningkatkan sarana pasar, seperti membangun dan membenahi tempat berjualan, terminal dan fasilitas publik lain yang mendatangkan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh didampingi Ketua TP PKK Banjar Hj Raudatul Jannah saat meninjau Pasar Blauran Martapura
            “Sejarah membuktikan saat Negara kita mengalami krisis ekonomi dan moneter tahun 1997, di mana sejumlah industri besar mengalami kerugian. Kondisi  berbeda  dengan  usaha ekonomi kerakyatan atau ekonomi mikro justru bisa tumbuh berkembang,” terang Bupati H Khairul Saleh saat memberikan sambutan pada acara Peresmian Pasar Kuliner Khas Banjar Martapura, Rabu  (18/6).
             Menurut Bupati Khairul Saleh, penataan terminal dan pasar merupakan salah satu upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,  lebih khusus lagi para pedagang. Diharapkan melalui penataan dan peningkatan kualitas sarana pasar pedagang semakin nyaman  berusaha dan tempat berjualan  ramai dikunjungi masyarakat.
            Pria yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjarmasin ini mengungkapkan,  penghargaan dan terima kasihnya kepada masyarakat pedagang pasar yang turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan pasar sehingga Kota Martapura meraih Adipura Kencana 2014.
            Adipura Kencana adalah lambang supremasi tertinggi di bidang kebersihan lingkungan yang hanya diberikan kepada daerah yang memiliki dedikasi dan komitmen menjaga kebersihan lingkungan.
            Pada acara peresmian Pasar Kuliner Blauran Martapura, Bupati Khairul Saleh mengucapkan terima kasih kepada BRI yang turut berpartisipasi dengan memberikan kontribusi melalui  Corporate social responsibility (CSR)
                “Kita doakan BRI semakin tumbuh dan berkembang dan mendapatkan provit lebih besar. Kedepan akan ada lagi partisipasi CRS dari perbankan lain. Terima kasih khusus kepada Bapak Wakil Kepala Kantor Wilayah BRI Banjarmasin,  M  Zauron  atas partisipasi turut membantu daerah menghidupkan ekonomi mikro melalui bantuan CSR,” tandasnya.
                 Kakanwil BRI Banjarmasin melalui Wakanwil BRI M Zauron, mengatakan bantuan CSR merupakan salah satu wujud kepedulian BRI kepada masyarakat yang menjadi aset turut memajukan BRI.  Menurutnya, sebagian keuntungan BRI disisihkan untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah melalui Program CSR.
                Sementara itu para pedagang Pasar Blauran Martapura mengungkapkan terima kasih dan bangganya dengan Bupati H Khairul Saleh atas penataan terminal dan pasar yang ramah lingkungan.
                “Alhamdulilillah pasar sekarang terlihat bersih dan rapi. Kita pun jadi  lebih bersemangat berjualan dan semoga mendapat keuntungan yang membawa berkah,” ucap  Dewi seorang pedagang.
                Direktur PD Pasar Bauntung Batauh H Warsiat SH MH juga berterima kasih atas perhatian besar pemerintah daerah dalam menata pasar. “Kami juga berterima kasih dengan pihak BRI atas bantuan CSRnya,” tandasnya.

HSU Andalkan Industri Pengolahan Meubel
KALIMANTANVIEW.com - Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) selain sudah dikenal sebagai lumbung peternakan Itik dan Kerbau, namun dikenal juga sebagai sentra pengolahan meubel kayu dan alumunium sebaga komoditas unggulan.

Sebagai daerah yang tidak banyak memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA), Kabupaten HSU dipacu untuk terus berkreasi dengan memajukan  komuditas unggulannya  tersebut,yakni dijadikan juga sebagai poetensi pendapatan daerah.

Ditemui ditempat sentra meubel di Desa Kota Raja kabupaten HSU, seorang pengrajin meubel, Khairil Anwar menerangkan, dalam pengolahan Meubel kayu cuma terkendala bahan baku yang harganya mahal, kayu yang sering digunakan adalah kayu lurus, kayu Jati hanya untuk pesanan saja.

Mahalnya bahan baku itulah, membuat para pengrajin pindah ke pengolahan meubel alumunium, disamping bahan bakunya mudah didapat,harganya juga murah.Pemasaran dan penjualan hasil olahan tersebut biasanya ke-Banjarmasin sampai kota-kota lain diluar Kal-sel seperti ke Muarateweh dan Buntok.

Balai Pendidikan dan Pelatihan Industri Kayu dan Logam HSU melalui Samsudin menyampaikan, sebagai daerah yang tidak memiliki sumberdaya alam, tentunya HSU melirik potensi yang dimiliki sebagai penguat ekonomi daerah. Salah satunya memberikan tempat kusus dalam memberikan potensi disektor pengolahan meubel.

“Seperti kita ketahui , Balai pelatihan bertjuan menghasilkan orang-orang yang memiliki keahlian dibidangnya yaitu (SDM), apabila di berikan pendampingan yang baik, masyarakat (Pengrajin) dapat dipastikan berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” ucapnya.

Kegiatan pelatihan ucapnya, di adakan 8 kali dalam satu tahunnya dan setiap kali pelatihan diikuti oleh 20 peserta.  Untuk HSU,  kawasan sentra pengolahan diantaranya terdapat di Desa Kota Raden, Panyiuran,Teluk Baru,Muara Tapus dan desa-desa lainnya.

Boneka Import Lebih Tahan Lama
KALIMANTAN VIEW - Boneka merupakan benda nan cantik yang banyak digemari di masyarakat, terutama untuk kaum hawa yang masih berumur belasan tahun. Fungsi dari boneka sendiri pada dasarnya hanya untuk dijadikan hobi koleksi.
Sylvia pemilik toko boneka bernama “99’s Gift” yang beralamat di Jalan Sukaramai No. 18 RT.03 RW.01, Martapura, Kalimantan Selatan menjelaskan tentang awal mulanya merintis karir di bidang perdagangan boneka di awal tahun 2002.

Dia bersama suami mendirikan toko boneka tepat di depan halaman rumahnya yang merupakan tempat strategis karena berada di sekitar pusat Kota Martapura.Menurut Sylvia, dia mendirikan toko boneka ini awalnya hanya dikarenakan hobi dari mengoleksi boneka sehingga timbullah niatnya untuk menjadikan boneka sebagai usaha yang akan dirintisnya pertama kali.
“Kalau urusan laku atau tidaknya sih nomor dua ya, yang penting bagi saya adalah senang dengan boneka. Apalagi saat awal saya mendirikan toko boneka, masih belum ada toko boneka di daerah Martapura. Jadi saya langsung memikirkan ide untuk mendirikan sebuah toko boneka,ungkap wanita kelahiran 22 September 1970 ini.
Wanita yang memiliki gelar Sarjana Ekonomi ini juga menjelaskan bahwa pembeli dari toko bonekanya sebenarnya beragam, tapi kebanyakan adalah anak-anak dan para remaja.
“Anak-anak cenderung ingin memiliki boneka hanya untuk dimainkan saja, sedangkan para remaja biasanya membeli boneka sebagai koleksi atau bisa juga dijadikan kado yang akan dihadiahkan kepada teman atau kekasihnya,ujar Sylvia kemarin (23/1).
Menurut Sylvia, boneka yang paling diminati di kalangan anak-anak adalah jenis boneka karakter, animasi dan kartun terkenal seperti spongebob, doraemon, mickey mouse, Dan lainnya.
Sedangkan para remaja biasanya menggemari jenis boneka berbentuk bantal dan teddy bear,” imbuhnya.
Untuk kisaran harga yang dijual di toko bonekanya, Sylvia menjelaskan bahwa semua boneka yang dijualnya adalah boneka import built up dan boneka import biasa yang harganya berkisar dari Rp.35 ribu  sampai Rp.1.5 juta. Namun, boneka yang paling laku dijual adalah boneka yang harganya berkisar dari Rp.100 ribu sampai Rp.300 ribu.
Sylvia mengakui, media televisi dan internet sangat membantunya untuk mengetahui tren boneka seperti apa yang kira-kira diminati oleh para pembeli. Selain itu, permintaan dan pemesanan pembeli secara langsung juga menjadikan referensi tentang boneka yang akan dibelinya secara langsung dengan distributor.
“Tren yang muncul sering kali sangat berpengaruh dan sangat menguntungkan. Contohnya saja penayangan cartoon dan animasi seperti spongebob, angry bird, upin-ipin dan shaun the sheep di salah satu stasiun televisi swasta. Permintaan dan pemesanan boneka dari pembeli bisa saja tiba-tiba meledak hanya gara-gara media televisi,terang wanita yang telah memiliki dua anak tersebut.
Untuk jenis dari boneka sendiri ungkapnya, terbagi tiga, yaitu boneka import built up (import sepenuhnya, bahan dan proses produksi dilakukan di luar negeri), boneka import biasa (bahan import dari luar negeri tapi proses produksi dilakukan di Indonesia) dan yang terakhir adalah boneka lokal, yaitu boneka dengan bahan dan proses produksi yang murni dilakukan dari Indonesia.
Sylvia menerangkan, mutu dan kualitas boneka yang dijual di tokonya merupakan boneka import built up boneka import biasa. Dia tidak menjual boneka lokal, karena menurutnya kualitas dan mutu dari boneka lokal kurang bagus.
Ciri-ciri dari boneka import built up dan boneka import biasa yakni bulu dari bonekanya tahan lama hingga puluhan tahun, warnanya tidak memudar dan bisa dicuci dengan menggunakan mesin cuci.
Hal ini sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan boneka lokal yang kualitasnya sendiri tidak tahan lama dan tidak bisa dicuci karena bisa menyebabkan kerusakan pada bulu boneka. 
Kendala yang dihadapi oleh Sylvia sekarang yaitu banyaknya boneka hasil dari produk Bandung yang dijual di pedagang kaki lima. Hal tersebut tentu saja mematahkan pasaran kualitas boneka import built up dan boneka import biasa, karena produk boneka dari Bandung sendiri merupakan produk lokal yang harganya cenderung murah. Sedangkan masyarakat luas umumnya kurang mengetahui perbedaan kualitas dan mutu dari boneka impor dan lokal.
Kendala lainnya yang juga menjadi masalah adalah terbatasnya boneka import built up yang tersedia di Indonesia, sehingga apabila menginginkannya harus memesan terlebih dahulu kepada distributor boneka yang terletak di Jakarta dan diperlukan waktu yang lumayan lama.
Untuk mengatasi kendala dari kurangnya pengetahuan para pembeli tentang perbedaan kualitas dan mutu, Sylvia biasanya menjelaskan apa saja perbedaan yang mendasar dari boneka import built up, boneka import biasa dan boneka lokal.
Wanita yang di tokonya juga menjual asesoris dan berbagai macam jenis kado ini menjelaskan tentang penjualan bonekanya yang bisa saja mengalami kenaikan laba drastis yaitu setelah lebaran idul fitri dan di bulan Februari pada saat mendekati hari valentine.
“Biasanya para remaja memburu boneka teddy bear yang berwarna merah muda dan bantal-bantal berbentuk hati yang melambangkan kasih sayang. Setelah itu, boneka dan bantal tersebut dibingkis dengan kado berpita dan kadang didalamnya juga dimasukkan sebatang coklat,ucapnya.

Pada bulan-bulan biasa, Sylvia mengakui bahwa laba yang didapat dari penjualan boneka adalah sekitar Rp.3 juta sampai Rp.5 juta. Sedangkan pada bulan Februari, laba penjualan dapat meningkat berkali-kali lipat.(zi/al)

Pahriansyah pemilik usaha terapi bekam
Terapi Bekam Harus Punya Keunggulan
Kalimantanview.com - Ada berbagai macam cara untuk mengobati penyakit, salah satunya dengan cara terapi Bekam. Namun, saat ini jarang terlihat orang yang menyediakan pelayanan terapi Bekam meskipun dulunya sangat ramai dan banyak orang membuka usaha yang berbasis pengobatan dengan cara Bekam.

Salah satu yang bertahan adalah klinik bekam milik Pahriansyah. Menurut Pahriansyah, untuk mempertahankan pengobatan terapi Bekam harus ada trik khusus seperti mempelajari lebih dalam tentang terapi Bekam dan harus mempunyai peralatan yang menunjang untuk pemeriksaan pasien yang ingin mendapatkan metode terapi Bekam yang baik. “Jika tidak akan seperti teman-teman saya yang satu profesi ahli Bekam, banyak yang telah beralih profesi, serta seperti orang-orang yang dulunya banyak membuka usaha terapi Bekam di rumah-rumah telah menutup usahanya, ” ucap Pahriansyah yang kerap disapa dengan panggilan Abu ini.

Perlu tenaga yang terlatih untuk membuka usaha bekam
Bekam ungkapnya, mempunyai 3 jenis terapi yaitu Bekam Kering, Bekam Basah, dan Bekam Api yang masing-masing jenis terapi tentunya mempunyai fungsi berbeda-beda.
Tentunya untuk menunjang terapi Bekam supaya lebih di akui masyarakat harus mempunyai Sertifikat Asosiasi Bekam, namun tidak mudah untuk mendapatkan sertifikat tersebut harus menjalani beberapa tes.
Untuk membuka praktek terapi bekam tambahnya, juga harus mempunyai pegawai untuk membantu menjalankan terapi Bekam, tetapi pegawai pun tidak sembarang pegawai, pegawai diberikan pembelajaran lebih mendalam tentang Bekam terlebih dahulu, kemudian diuji apakah sudah layak untuk terapi  ke pasien yang sebenarnya. (Muhammad rasyid ridho
KALIMANTAN VIEW - Tidak pernah menyangka ataupun mendapat firasat apapun, Nanda Mawarni warga jalan KS Tubun Banjarmasin dan Junaidi Abdillah warga Banjarbaru ternyata beruntung mendapatkan hadiah berupa dua unit smartphone dari XL, Jum’at lalu.Nanda mengaku dirinya baru kurang lebih dua minggu lalu membeli kartu perdana XL tersebut dan tidak tahu akan mendapat kabar sebagai pemenang undian. Penggunaan kartu tersebut lebih banyak dia gunakan untuk keperluan internet di handphonenya.

Hal senada juga diungkapkan Junaidi Abdillah, dirinya tidak menyangka akan menjadi pemenang dalam undian yang diselenggarakan salah satu operator seluler tersebut, karena saat itu dia hanya membeli kartu perdana untuk keperluar browsing internet di handphonenya.
Manager Mobile Data Service (MDS) XL Nort Region 2 Kalimantan Haris Mulyanto saat menyerahkan hadiah mengatakan bahwa hadiah bagi pemenang tersebut tidak lain adalah salah satu program kerja mereka yaitu “XL bebas pilih hadiah“ yang mereka selenggarakan sejak 21 Maret lalu hingga 21 April 2013.
"Program ini diperuntukkan bagi para pelanggan yang mengaktifkan paket internet bulanan senilai 49 ribu rupiah dari kartu perdana XL Bebas di tiga HP center yang ada di Kota Banjarmasin yaitu di Duta Mall, HP Center Pekapuran dan HP Center Veteran.
Bagi pengguna yang mengaktifkan langsung paket internet tersebut maka berhak mendapatkan langsung kupon undian XL bebas pilih hadiah untuk memperebutkan dua buah smartphone Samsung Galaxy Young yang diundi setiap minggunya," ujarnya.
Haris menambahkan, program tersebut memang telah terlambat satu minggu sebelum pelaksanaannya, dan sebagai konsekuensinya pihaknya akan memperpanjang kesempatan pelanggan untuk memperoleh hadiah smartphone tersebut hingga akhir April mendatang. (budi/amr)
‘Kaltim memiliki zona ekonomi eksklusif di Laut Sulawesi atau timur laut Kabupaten Nunukan dengan luas 2,75 juta hektare. Potensi tangkap ikan tuna cukup besar di kawasan laut tersebut’
KALIMANTAN VIEW - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim, Iwan Mulyana mengatakan, Kaltim merupakan daerah yang mempunyai potensi kelautan dan perikanan terbesar, terutama untuk perikanan tambak maupun perikanan air tawar dan laut.

"Potensi perikanan kita sesungguhnya sangat bagus, namun sayangnya hingga saat ini baru sekitar 30 persen atau 102,3 ribu ton yang tergarap dari total potensi produksi 341 ribu ton," kata Iwan Mulyana.
Untuk potensi perairan laut yang dapat diusahakan secara lestari setiap tahun ungkapnya, ada sebesar 140 ribu ton, tambak 122 ribu ton dan perikanan air tawar 79 ribu ton.

"Apalagi, Kaltim memiliki zona ekonomi eksklusif di Laut Sulawesi atau timur laut Kabupaten Nunukan dengan luas 2,75 juta hektare. Potensi tangkap ikan tuna cukup besar di kawasan laut tersebut," tambah Iwan.
Untuk pemanfaatan sumber daya alam (SDA) bidang perikanan, dibagi dalam berbagai zona.
Tujuan pembagian wilayah tersebut lanjut Iwan adalah untuk memudahkan evaluasi hasil produksi perikanan.  Meski demikian daerah-daerah yang tidak disebutkan dalam zona yang ditetapkan,  tetap harus memacu hasil usaha perikanan mereka.  

Disebutkan, untuk perikanan udang windu pengembangan dilakukan di Kabupaten Bulungan, Kutai Kartanegara (Kukar), Paser dan Kota Balikpapan. Sedangkan penghasil rumput laut di Nunukan, Kutai Timur dan Kota Bontang. Untuk komoditas  ikan patin di Kutai Barat (Kubar) dan Malinau,  sedangkan ikan Kerapu di kota Bontang, Berau dan Kutai Timur (Kutim).  

"Lebih spesifik untuk pengembangan hasil udang galah dilakukan di Samarinda, Kukar dan Tana Tidung.  Untuk penghasil ikan betutu dikembangkan di Kukar, Kubar, Kutim, sedangkan  ikan hias di Bontang, Kutim dan Berau.

"Untuk pengembangan komoditas  yang memiliki nilai strategis, yakni ikan asin pengembangannya dilakukan di wilayah Mahakam Tengah, Kukar dan Kubar," ujarnya.

Menurutnya, pangsa pasar komoditas perikanan  lokal sudah terpenuhi, sehingga komoditas tersebut berpeluang besar untuk memenuhi pasar luar daerah maupun tujuan ekspor.   Untuk pengolahan ikan diusahakan di Paser, Balikpapan, Kutai Timur, Nunukan dan Berau. Sedangkan pengalengan ikan dikembangkan di Balikpapan, Kukar,  Tarakan, Berau, Kutim, Bontang, Paser, Nunukan dan Bulungan. (sar/hmsprov)
KALIMANTAN VIEW - Banyaknya peminat kafe dikalangan anak muda dan pekerja tambang, membuat para pengusaha yang ada
di Kota Samarinda mulai melirik usaha ini. Ditambah lagi dengan mudahnya membuat perizinan, karena dari Dinas Pariwisata Kota Samarinda sendiri memberikan pelayanan satu pintu.

Antusias pengunjung dapat terlihat dari beberapa kafe yang sudah ada. Seperti BONAZA Cafe yang setiap malamnya ramai dengan pengunjung ini menurut pemiliknya, tamu mereka paling banyak dari kalangan anak muda. Kafe bisa dijadikan tempat mereka berkumpul setelah satu hari penuh mereka menjalani aktivitas masing-masing. "Saya datang ke sini untuk santai dan menghilangkan stres karena banyaknya pekerjaan di kantor," ujar seorang pengunjung.     
Dinas Pariwisata mengungkapkan mereka sangat senang kalau pengusaha mau terjun ke usaha ini, sebab tidak akan berkembang kota kalau tidak ada tempat hiburannya. Dan juga ini akan menguntungkan kota karena dari situ kota mendapat distribusi yang lumayan besar selain dari sektor lain.
"Maka dari itu Dinas Pariwisata Kota Samarinda mempermudah perizinannya asal tidak melanggar ketentuan yang berlaku dan dapat membuat wilayahnya kondusif kami akan bantu untuk perizinannya,"  ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda HM Faisal SSos MSi. (rahmadi/amr)

Instagram